Kamis, 04 April 2013

ISLAM ADALAH SEBUAH IDEOLOGI


Sangat menarik ketika kita harus memperbincangkan “apakah Islam sebuah Ideologi atau hanya sekedar agama ritual seperti agama-agama lain yang ada di dunia". Menarik karena ini akan menentukan cara pandang manusia dalam bertingkahlaku dan penghambaan diri kepada ALLAH sebagai Rabbnya.

Apa itu Ideologi?
Dari asal katanya Ideologi dapat dipecah manjadi 2 kata yaitu : idea dan logos. Yang keduanya scara harfiyah dapat di artikan sebagai aturan atau hukum tentang ide. Plato (abad 3 SM) Menerangkan bahwa Ideologi sebagai kebenaran sejati, yang scara kasar dapat disimpulkan sebagai seperangkat nilai dan aturan atau hukum yang dipercayai dapat membantu manusia dalam menjalani hidupnya.

Ada banyak sekali definisi Ideologi, Egelton(1991) dalam bukunya Ideology menyatakan Ideologi sebagai suatu yang kompleks. Pengertian Ideologi yang selama ini beredar adalah : -Proses produksi makna-makna, tanda-tanda dan nilai-nilaidalam kehidupan social, -Panduan gagasan yang menjadi panduan sekelompok manusia dalam bertingkahlaku mancapai tujuannya, - Seperangkat nilai dan aturan tentang kebenaran yang dianggap terberi, alamiyah, universal dan menjadi tujuan bagi tingkahlaku manusia, - Sistem Ide yang menyangkut filsafat, ekonomi, politik, kepercayaan, social dan ide-ide, - Pemikiran yang mendasar yang tidak dibangun diatas dasar pemikiran lain.
Dalam kamus besare bahasa Indonesia, Ideologi diartikan sebagai kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untukkelangsungan hidup. An-Nabhany (1953) mendefinisikan Ideologi sebagai pemikiaran yang mendasar(aqidah) yang rasional yang darinya melahirkan sistem peraturan kehidupan.

Dari Definisi-definisi diatas ada beberapa kesamaan arti, yaitu Ideologi sebagai Sekumpulan Ide, gagasan, pemikiran yang mendasar atau aqidah yang lahir sebuah sistem, aturan atau nilai untuk dijadikan rujukan atau panduan manusia dalam menjalankan kehidupannya.

ISLAM Sebagai Ideologi ?
Islam mempunyai keunikan dibanding dengan agama lain, dari segi wilayah ajarannya, Islam tidak hanya mengurusi urusan Ruhiyah (ritual-spiritual), akan tetapi meliputi juga masalah Siyasiyah (politik). Atau dengan kata lain Islam adalah aqidah spiritual dan politik (al-aqidah ar-ruhiyah was-siyasiyah). 
Al-aqidah ar-ruhiyah adalah aqidah atau ajaran yang mengatur masalah yang berhubungan dengan akhirat, seperti syurga, neraka, pahala dosa, dll. Termasuk didalamnya masalah ibadah, seperti shalat, zakat, puasa, dll. Sedangkan al-aqidah as-siyasiyah adalah aqidah atau ajaran yang mengatur urusan kehidupan, seperti politik, ekonomi, social, pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, persangsian/hukum, dll. Kedua aqidah atau ajaran tersebuut berasas pada aqidah (pemikiran dasar) yang sama yaitu aqidah Islam.

Jadi jika kita melihat pada definisi-definisi ideology diatas jelas Islam adalah sebuah agama sekaligus Ideologi. Islam bukanlah sekadar agama ritual yang mengatur masalah tatacara ibadah saja seperti agama-agama lain.

Sebagai agama dan Ideologi, islam adalah ajaran yang mengandung aqidah dan sistem, atau dalam istilah lain Islam adalah ajaran yang yang mengandung aqidah dan Syari’ah. Aqidah yang dimaksud disini adalah keimanan kepada Allah, malaikat, Rasul, kitab, Hari Kiamat, serta Qadha dan Qadar. Sedangkan Syariah adalah sekumpulah hukum Syara’ yang mengatur seluruh masalah manusia. Syariah Islam merupakan hukum yang mencakup semua urusan, dengan sumber utamanya al-Qur’an dan as-Sunnah.
“dan kami turunkan kepada muy kitab ini untuk menerangkan semua perkara”(TQS. An-Nahl:89).

“Hari ini telah ku sempurnakan agama kamu dan telah ku cukupkan nikmat-Ku untukmu, serta aku Ridha Islam sebagai Dien mu”(TQS. Al-Maidah: 3).

Rasulullah Muhammad SAW. Adalah contoh manusia yang mengemban Islam sebagai Ideologi. Aisyah ra. Menyebutkan bahwa akhlak Rasulullah adalah al-Qur’an, jadi apasaja yang beliau kerjakan adalah datang dari al-Qur’an sebagai sumber hukum utama Ideologi Islam. Ketika beliau mengasihi orang-orang miskin, itu semata-mata karena Allah SWT memerintahkan demikian, sama halnya ketika beliau bersikeras terhadap orang-orang kafir. Ketika beliau mencari nafkah, maka aktivitas ini juga tidak lepas dari perintah Allah, dan dalam aktivitasnya ini ada standar Islam yang beliau pedang yaitu halal-haram.

Mereka ingin mengkerdilkan ISLAM
Sebagai sebuah Ideologi, Islam jelas punya potensi yang sangat besar untuk menguasai dunia, mengalahkan setiap ideology lain. Bahkan dalam sejarah Islam telah membuktikan keagungan mabdanya sebagai mabda yang mampu memimpin dunia dan berhasil membawa peradaban dan kejayaan yang gilang-gemilang selama lebih dari 13 abad, sebelum akhirnya musuh-musuh Islam meruntuhkan Institusi KHILAFAH yang mengemban Ideologi Islam.
Kini setelah komunisme runtuh dan kapitalisme yang sedang berada di ujung tanduk, Islamlah satu-satunya Ideologi yang sangat berpeluang kembali memimpin dunia. Melihat hal itu, barat yang dipimpin AS para pengemban Ideologi Kapitalisme tidaklah tinggal diam dan mereka sangat berkepentingan untuk menghancurkan Islam atau paling tidak berupaya 'mengkerdilkan’ Islam dengan berbagai tipudaya mereka berusaha menghalang-halangi kebangkitan Islam. Mereka kerap melakukan perang pemikiran dengan menanamkan pemikiran-pemikiran barat kebenak kaum muslimin, dan melalui media yang mereka kuasai mereka kerap melakukan propaganda-propaganda negatif tentang Islam, bahwa Islam hanya sebagai agama ritual yang tidak mengurusi urusan kerhidupan dimata penganutnya. Sehingga dengan demikian Islam tidak akan berkembang dan bangkit menjadi sebuah kekuatan yang mengalahkan mereka.

Dengar apa yang dikatakan Henry Kasingger, dalam bukunya Diplomacy, “Kita harus mencegah Islam Fundsamentalis berubah menjadi sebuah Ideologi yang menentang dunia barat dan kita.”
Ungkap Kassinger ini menyiratkan adanya kekhawatiran apabila Islam tumbuh menjadi suatu sistem/Ideologi yang mengatur Dunia, maka ia tidak hanya akan mengungguli peradaban barat, malainkan akan membangkrutkan sistem kapitalisme yang rakus, yang selama ini menghisap dan mengeksploitasi manuasia. Terbayang jelas dalam benak Kassinger bayang-bayang kebangkrutan sistem hidup barat. Hal senada pernah diungkap willi Cleas, mantan Sekjen NATO, “ Muslim Fundamentalis setidak-tidaknya sama bahaya nya dengan komunisme pada masa lalu. Harap jangan menganggap enteng resiko ini…. Itu adalah ancaman yang serius karena memunculkan terorisme, fanatisme agama, serta eksploitasi terhadap keadilan sosialdan ekonomi.”
Kekhawatiran yang berlebihan terhadap Ideologi Islam ini dipicu oleh buramnya Fundamental Kapitalisme. Ideologi ini ditegakkan atas dasar sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan) yang menurut Harvey Cox adalah Desakralisasi politik dan dekonsentrasi nilai-nilai. Singkatnya, Sekulerisme adalah pembebasan dunia dari klaim-klaim kebenaran mutlak (baca: agama). Dalam tataran konsep, klaim kebenaran ditentukan oleh rakyat/suara mayoritas (vox populi, Vox Die), namun dalam praktiknya klaim kebenaran tetap manjadi otoritas negara yang dimonopoly oleh para pemilik modal. Otoritas negara sering menegakan sekulerisme dengan teori Machaivelli. Bukankah banyak kita temukan dalam sejarah demokrasi, bagaimana para penguasa begitu piawai dalam memanipulasi kekuasaan?! Fundamental inilah yang berikutnya melahirkan kebijakan-kebijakan politik yang serba diskiminatif, tidak adil, zalim, serta menebar kebencian dan konflik. Jadilah Ideologi kapitalisme menjadi sumber kekacauan bagi dunia.

Saatnya bersatu menegakan ideology Islam!
Ketakutan dan kekhawatiran barat, menandakan bahwa scara tidak langsung mereka sangat mengerti dan mengakui kebenaran serta keunggulan Islam, bahwa Islam Ideologis –lah yang akan menghancurkan mereka. Jadi jika dari mulut-mulut para pengemban kapitalis sendiri keluar pengakuan kebenaran dan kekuatan Islam sebagai Ideologi, kenapa kita sebagai umat Islam sendiri masih ragu mengakui islam sebagai sebuah Ideologi (yang memuat Aqidah dan Syariah)? belum cukupkah bukti-bukti ini? Belum cukup dalil-dalil dalam al-Qur’an dan hadis tentang wajibnya menegakan aqidah dan Syariah? masih belum cukupkah Isyarat Nubuwwah Muhammad yang telah secara rinci mencontohkan kehidupan islam?

Dengan ini saya mengajak anda semua untuk bergabung bersama kami (para pejuang tegaknya Syariah dan Khilafah), bersatu untuk kemudian bergerak menyerukan penegakan Islam sebagai ideology yang akan mengalahkan semua agama dan Ideologi lain dan kemudian menjadi pemimpin Dunia sebagai Ummat Terbaik seperti yang telah ditetapkan oleh allah atas umat Islam. (aw)

0 komentar:

 

YAYASAN KARTIKA HUSADA

  • Mush'ab Bin 'Umair Islamic Boarding School
  • RS. Hasto At-Thibb
  • Klinik Umum dan Bersalin dr. Hasto
  • ToTri Catering
  • Unit Pendidikan MBU IBS

  • SD Tahfidz Al-Qur'an Mush'ab Bin 'Umair (Boarding)
  • SMP Tahfidz Al-Qur'an Mush'ab Bin 'Umair (Boarding)
  • SMA Tahfidz Al-Qur'an Mush'ab Bin 'Umair (Boarding)
  • Alamat

    Jalan dr. Taruno, ling. II Adiarsa Pusaka, Kel. Adiarsa Barat - Karawang 41313

    Kontak 085710656703 mushabbinumair.ibs@gmail.com