IFTITAH
Sepanjang sejarah dunia Islam telah terbukti bahwa Islam mampu membangun peradaban manusia yang mulia. Faktor paling menentukan atas hal ini adalah keimanan dan keilmuannya. Tidak ada pemisahan atas kedua faktor tersebut dalam pola pendidikan yang diterapkan. Sebut saja tokoh Ibnu Sina sebagai sosok yang dikenal peletak dasar ilmu kedokteran dunia namun beliau juga faqih ad-diin terutama dalam hal ushul fiqh. Ibnu Khaldun (Bapak Ekonomi), Ibnu Khawarizm (Bapak Matematika), Ibnu Batutah (Bapak Geografi), Al-Biruni (Bapak Fisika), dan lain-lain, mereka dikenal tidak sekadar paham terhadap sains dan teknologi namun diakui kepakarannya pula di bidang ilmu ke-Islaman. Oleh karena itu penting kiranya untuk mewujudkan pola pendidikan yang mampu mencetak generasi Islam berkualitas sekaliber tokoh-tokoh muslim dunia tersebut.
SELAYANG PANDANG
Mush’ab Bin Umair Islamic Boarding School merupakan sekolah Islam berasrama (Boarding) untuk putra dan putri setingkat dengan Sekolah Dasar (SD)/Ibtidaiyah. Sekolah ini menerapkan model pendidikan yang terintegrasi antara ilmu ke-Islaman/tsaqofah Islam dengan ilmu sains dan teknologi. Model pendidikan ini diharapkan mampu menghasilkan generasi muslim yang berkepribadian Islam, faqih ad-diin, terdepan dalam sains dan teknologi serta berjiwa pemimpin. Dalam rangka mencapai tujuan ini maka kami menjadikan kurikulum pendidikan berlandaskan aqidah Islam dengan metode pengajaran yang membangun proses berpikir (talqiyan fiqriyan).
VISI
Diakui sebagai sekolah unggul pencetak calon-calon mujtahid, berjiwa pemimpin dan berprestasi global.
MISI
1. Menyelenggarakan sekolah yang profesional dan amanah. 2. Memberikan keberkahan bagi semua stake holder. 3. Mencetak generasi muslim yang berkepribadian Islam, faqih ad-diin, terdepan dalam sains dan teknologi serta berjiwa pemimpin.
MOTTO
“Berkepribadian Islam, Berjiwa Pemimpin dan Berprestasi Global”
BUDAYA SEKOLAH
IKHLAS (Inovatif & kreatif, Kafaah, Himmah, Layanan prima, Amanah, Syar’i)
METODE PENGAJARAN
Metode pengajaran yang diterapkan adalah penyampaian (khithab) dan penerimaan (talaqqiy) pemikiran dari pengajar kepada peserta didik. Pemikiran atau akal merupakan instrumen penting dalam proses belajar mengajar, sehingga untuk mempermudah transfer pemikiran ini, maka dibutuhkan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik.
METODE HAFALAN
Metode hafalan yang digunakan adalah Sabak, Sabki, dan Manzil. Sabak ialah Setoran hafalan baru. Sabki ialah Setoran hafalan pengulangan dari yang sudah dihafal pada hari sebelumnya, sebelum satu juz. Manzil ialah Setoran hafalan pengulangan dari hafalan yang sudah mencapai satu juz.
Sepanjang sejarah dunia Islam telah terbukti bahwa Islam mampu membangun peradaban manusia yang mulia. Faktor paling menentukan atas hal ini adalah keimanan dan keilmuannya. Tidak ada pemisahan atas kedua faktor tersebut dalam pola pendidikan yang diterapkan. Sebut saja tokoh Ibnu Sina sebagai sosok yang dikenal peletak dasar ilmu kedokteran dunia namun beliau juga faqih ad-diin terutama dalam hal ushul fiqh. Ibnu Khaldun (Bapak Ekonomi), Ibnu Khawarizm (Bapak Matematika), Ibnu Batutah (Bapak Geografi), Al-Biruni (Bapak Fisika), dan lain-lain, mereka dikenal tidak sekadar paham terhadap sains dan teknologi namun diakui kepakarannya pula di bidang ilmu ke-Islaman. Oleh karena itu penting kiranya untuk mewujudkan pola pendidikan yang mampu mencetak generasi Islam berkualitas sekaliber tokoh-tokoh muslim dunia tersebut.
SELAYANG PANDANG
Mush’ab Bin Umair Islamic Boarding School merupakan sekolah Islam berasrama (Boarding) untuk putra dan putri setingkat dengan Sekolah Dasar (SD)/Ibtidaiyah. Sekolah ini menerapkan model pendidikan yang terintegrasi antara ilmu ke-Islaman/tsaqofah Islam dengan ilmu sains dan teknologi. Model pendidikan ini diharapkan mampu menghasilkan generasi muslim yang berkepribadian Islam, faqih ad-diin, terdepan dalam sains dan teknologi serta berjiwa pemimpin. Dalam rangka mencapai tujuan ini maka kami menjadikan kurikulum pendidikan berlandaskan aqidah Islam dengan metode pengajaran yang membangun proses berpikir (talqiyan fiqriyan).
VISI
Diakui sebagai sekolah unggul pencetak calon-calon mujtahid, berjiwa pemimpin dan berprestasi global.
MISI
1. Menyelenggarakan sekolah yang profesional dan amanah. 2. Memberikan keberkahan bagi semua stake holder. 3. Mencetak generasi muslim yang berkepribadian Islam, faqih ad-diin, terdepan dalam sains dan teknologi serta berjiwa pemimpin.
MOTTO
“Berkepribadian Islam, Berjiwa Pemimpin dan Berprestasi Global”
BUDAYA SEKOLAH
IKHLAS (Inovatif & kreatif, Kafaah, Himmah, Layanan prima, Amanah, Syar’i)
METODE PENGAJARAN
Metode pengajaran yang diterapkan adalah penyampaian (khithab) dan penerimaan (talaqqiy) pemikiran dari pengajar kepada peserta didik. Pemikiran atau akal merupakan instrumen penting dalam proses belajar mengajar, sehingga untuk mempermudah transfer pemikiran ini, maka dibutuhkan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik.
METODE HAFALAN
Metode hafalan yang digunakan adalah Sabak, Sabki, dan Manzil. Sabak ialah Setoran hafalan baru. Sabki ialah Setoran hafalan pengulangan dari yang sudah dihafal pada hari sebelumnya, sebelum satu juz. Manzil ialah Setoran hafalan pengulangan dari hafalan yang sudah mencapai satu juz.




0 komentar:
Posting Komentar